Belitung Timur kaya dengan potensi wisata budaya, salah satunya lesong ketintong. Menurut Adiguna ‘’lesong ketintong disebut juga dengan lesong batang oleh masyarakat belitong. Lesong ketintong dimainkan oleh masyarakat belitong pada setiap selesai ngetam (sesudah panen padi)/marastaun. Teknik pukulan pada atraksi lesong ketintong antara lain parang alu, selai serumpun, alu 12 dan bederap.
Saat ini atraksi lesong ketintong berkembang pada kawasan/kampong-kampong yang terletak dibagian selatan Kab. Belitung Timur seperti Desa Jangkar asam, Desa Limbongan, Desa Lilangan dan Desa Balok’’. Atraksi lesong ketintong sangat menarik jika disaksikan oleh wisatawan, karena pemain pada atraksi ini harus memiliki keterampilan dan ketangkasan ketika harus melempar dan menyambut alu. Disbudpar Beltim terus berupaya menggali dan melestarikan seni budaya lokal diantaranya ‘’PERAYAAN MARASTAUN’’ sebagai potensi wisata budaya di Belitung Timur.
